
LUMAJANG – Menyongsong keberkahan di bulan suci, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Lumajang menggelar agenda Buka Puasa Bersama sekaligus konsolidasi organisasi pada Jumat, 27 Februari 2025. Bertempat di Hall Hotel Prima Lumajang, acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kabupaten Lumajang.
Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nahdliyah yang menggetarkan jiwa. Semangat nasionalisme dan kebanggaan berorganisasi pun membuncah saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Fatayat, dan Syubbanul Wathon secara serempak.
Menjaga Identitas di Tengah Arus Baru
Ketua Umum PC Fatayat NU Lumajang, Sahabat Nur Afifatul Gholimah, M.Pd., dalam sambutannya memberikan pesan kuat kepada seluruh kader. Beliau menekankan pentingnya loyalitas terhadap garis perjuangan Nahdlatul Ulama.
“Saya menghimbau kepada seluruh sahabat Fatayat untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah dalam lingkaran NU. Jangan sampai kita tergoyahkan oleh aliran-aliran baru yang belum jelas pedomannya,” tegas beliau.
Sinergi Aspirasi dan Kehadiran Tokoh
Agenda ini juga menjadi ajang serap aspirasi yang produktif. Hadir sebagai Pembina PC Fatayat NU Lumajang sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Ning Hj. Lailatul Qodriyah, M.Pd., yang memberikan arahan strategis terkait peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran Gus Dr. H. Muhammad Khoisin, M.A.P., Anggota DPR RI. Beliau memanfaatkan momentum ini untuk melakukan sharing aspirasi, mendengarkan langsung suara dari akar rumput kader Fatayat di Lumajang guna diperjuangkan di tingkat pusat.
Penguatan Ideologi Aswaja
Sebagai menu utama ruhani sebelum berbuka, PC Fatayat NU Lumajang menghadirkan Dr. Ahmad Ihwanul Muttaqin, M.Pd. (Sekretaris PCNU Lumajang sekaligus Praktisi Pendidikan) untuk memberikan materi penguatan bingkai Ahlussunnah Wal Jamaah.
Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa Aswaja bukan sekadar label, melainkan laku hidup yang harus terus dirawat dan diimplementasikan oleh kader Fatayat sebagai benteng pertahanan keluarga dan masyarakat dari paham radikalisme maupun liberalisme yang menyimpang.
Penutup yang Berkah
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipenuhi kekhusyukan, memohon keberkahan untuk jam’iyah dan jamaah. Begitu azan magrib berkumandang, kemeriahan ditutup dengan ramah tamah dan buka puasa bersama, mempererat tali persaudaraan antar kader se-Kabupaten Lumajang.
Dengan terselenggaranya acara ini, PC Fatayat NU Lumajang berharap seluruh pimpinan PAC dapat membawa semangat penguatan ideologi ini ke tingkat desa (Ranting), sehingga Fatayat tetap menjadi organisasi yang solid, cerdas, dan setia pada garis perjuangan ulama.
